Jumat, 06 November 2015

PENGERTIAN VIRUS KOMPUTER




A. PENGERTIAN VIRUS KOMPUTER
            Komputer adalah suatu alat yang seluruh kemampuannya dikendalikan oleh software, banyak sekali jenis-jenis program yang tersedia, bahkan virus adalah salah satu jenis software. Virus komputer memiliki berbagai kemampuan dasar di antaranya adalah kemampuan memanipulasi,kemampuan untuk memperbanyak diri, dsb.

B. JENIS-JENIS VIRUS
Jenis-jenis virus yang sering merusak program dan sistem operasi komputer, antara lain sebagai berikut :
1. Virus Makro
Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu sistem operasi. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentukannya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer Mac dapat menjalankan aplikasi Word, maka virus ini dapat bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
Contoh : Virus yang termasuk ke dalam varian virus makro, antara lain :
  1. Variant W97M, misalnya W97M, Panther dengan ukuran file .1234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka
  2. WM.Two.A :TW dengan ukuran file 41.984 bytes akan menginfeksi dokumen MS. Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berektensi *.dot dan *.doc

2. Virus Boot Sector
Virus boot sector sudah umum menyebar ke sistem operasi kompute. Virus ini dalam menggandakan dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus sehingga saat terjadi booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (monitor dan printer) dan dari memori ini virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan terhubung ke komputer.
Contoh : Virus yang termasuk ke dalam varian virus boot sector, antara lain :
  1. Varian virus wyx,,misalnya wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy, ukuran 520  bytes dengan karakteristik memory resident dan terenkripsi.
  2. Varian V-sign, menginfeksi master boot record, virus ini memiliki ukuran 520 bytes dengan karakteristik menetap di memori, terenkripsi dan polymorphic.
  3. Stoned.june 4th/bloody, menginfeksi master boot record dan floopy, virus ini memiliki ukuran 520 bytes dengan karakteristik menetap di memori, terenkripsi dan menampilkan pesan Bloody !june 4th 1989 setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.

3. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel-tabel interupt pada DOS yang dikenal dengan Interrupt interceptor. Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.
Contoh : Virus yang termasuk ke dalam varian stealth virus, antara lain :
  1. Yankee.XPEH.4928, menginfeksi file *.com dan *.exe, virus ini memiliki ukuran 4.928 bytes dengan karakteristik menetap di memori, ukuran tersembunyi dan memiliki pemicu.
  2. WXYC, menginfeksi floopy dan master boot record, virus ini memiliki ukuran 520 bytes dengan karakteristik menetap di memori serta ukuran dan virus tersembunyi.
  3. Vmem(s), menginfeksi file-file *.exe, *.sys, dan *.com, virus ini ukuran 3.275 bytes dengan karakteristik menetap di memori, ukuran tersembunyi dan dienkripsi.

4. Polymorphic Virus
Virus ini dirancang untuk mengecoh program antivirus, artinya virus ini berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu berubah-ubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
Contoh : Virus yang termasuk ke dalam varian polymorphic virus, antara lain :
  1. Neoropolis A/B, menginfeksi file *exe dan *.com, virus ini memiliki file 1.963 bytes dengan  karakteristik menetap di memori, ukuran dan virus tersembunyi, terenkripsi dan dapat berubah-ubah strukturnya.
  2. Nightfall, menginfeksi file *.exe, virus ini memiliki ukuran file 4.554 byte dengan karakteristik menetap di memori, ukuran dan virus tersembunyi, memiliki pemicu, terenkripsi dan dapat berubah-ubah strukturnya.

5. Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file aplikasi (*.exe) maupun *.com, biasanya hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6. Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file, artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dapat menginfeksi file-file *.exe dan juga menginfeksi boot sector.

 

C. SYARAT-SYARAT VIRUS
Suatu program dapat dikatakan sebuah virus apabila minimal memiliki 5 (lima) kriteria, antar lain :
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu direktori agar dapat mengenali program-program apa yang akan dia tulari, semisal virus makro yang akan menginfeksi semua file berektensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/dat semua file terus memilah dengan mencari file-file yang bisa ditulari.

2. Kemampuan Memeriksa Suatu Program
Suatu virus harus memiliki kemampuan untuk memeriksa suatu program yang akan ditulari, misalnya bertugas menulari program berektensi *.doc, maka virus harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi atau belum, karena jika sudah dia akan percuma menularinya 2 kali.

3. Kemampuan untuk Menggandakan Diri
Inti dari virus adalah kemampuan menggandakan diri dengan cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan file atau program yang diinginkannya, maka akan mengenalinya dengan memeriksanya.
Beberapa cara yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya adalah :
  1. File/program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya, kemudian diciptakan suatu file baru menggunakan nama itu yang sebenarnya merupakan duplikat dari virus tersebut.
  2. Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program yang ada.

4. Kemampuan Mengadakan Manipulasi
Routine yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file/program. Isi dari suatu routine dapat beragam mulai dari yang paling ringan sampai pengrusakan.Routine ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi, sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi, antara lain :
  1. Membuat gambar atau pesan pada gambar
  2. Mengganti/mengubah ubah label dari tiap  file, direktori atau tabel dari drive di komputer
  3. Memanipulasi program/file yang ditulari
  4. Merusak program/file
  5. Mengacaukan kerja printer, dsb.

5. Kemampuan Menyembunyikan Diri
Kemampuan menyembunyikan diri harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan yang dilakukan terlaksana dengan baik. Langkah-langkah yang dilakukan adalah :
  1. Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program laiin yang dianggap berguna oleh pemakai
  2. Program virus diletakkan pada boot record atau track yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri.
  3. Program virus dibuat sekecil mungkin dan hasil file yang diinfeksi tidak berubah ukuranyan
  4. Virus tidak akan mengubah keterangan waktu suatu file

D. PERANGKAT LUNAK ANTIVIRUS
            Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer, disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.

Antivirus bekerja dengan beberapa metode, seperti dibawah ini :
  1. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database)
  2. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja

1. Menghindari Ancaman Virus
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari sistem dari ancaman virus maupun akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya
  1. Pasang antivirus pada sistem operasi
  2. Update database program anti virus secara teratur
  3. Berhati-hati sebelum menjalankan file baru
  4. Curigai apabila keanehan pada sistem komputer.
  5. Manfaatkan perangkat lunak  antivirus sebaik-baiknya




2. Penginstalan Perangkat Lunak Antivirus
Sebelum menggunakan program antivirus, harus menginstalnya terlebih dahulu. Sebagai contoh menginstal antivirus menggunakan McAfee Antivirus Profesional 7.1.
  1. Masukkan CD program McAfee Antivirus
  2. Instal dengan mengklik menu setup.exe
  3. Pada tampilan gambar diatas kemudian klik next
  4. Kemudian muncul License Agreement, pilih dahulu negara/countrynya, misalnya United Stated kemudian klik Accept
  5. Pada bagian setup type tentukan Trypical Instalation, kemudian klik next
  6. Kemudian muncul menu ready to install the program, klik Install
  7. Tunggu sejenak hingga proses instal complete
  8. Pada bagian update McAfee Virus Scan hilangkan tanda check, lalu klik next saja.
  9. Lalu klik Finish, secara otomatis McAfee yang baru diinstal akan men-scan komputer hingga selesai.

Tidak ada komentar: